Halaman

Jumat, 30 Desember 2011

Infinitely Yours by Orizuka

Wah, rasanya lama banget gak ngeblog di Blogspot. Sekarang gue lebih getol di tumblr. Silahkan cek juga tumblr gue, di sini dan posterous gue di sini *walaupun belum jelas isinya apaan, rencananya sih artikel-artikel dari gue :">


Sebenernya gue lagi hectic banget karena ada seabreg tugas UAS dan sidang sudah di depan mata. Siap gak siap harus dihadapi. Kelulusan juga sudah di depan mata. Amiin *doakan gue lulus yaa ;)


Tapi di tengah keribetan mempersiapkan tugas UAS dan sidang, gue menyempatkan diri ngeblog dulu. Mumet ya kan kalau lihat tugas-tugas mulu. Padahal tugas gue sering dikategorikan asyik oleh temen-temen gue. Tugas-tugas gue tuh semacam bikin desain majalah, bikin program radio, dan bikin liputan TV, kurang asyik apa coba? Cuma ya namanya manusia ya, kok susah bersyukur sih, udah dikasih tugas asyik juga. Dikasih tugas ya tetep aja cemberut, muka ditekuk. Belum lagi deadline nya deket banget dan cuma dikasih waktu dua minggu untuk mengerjakan semuanya. Puyeng gara-gara pindah-pindah media aja sih. Kalau waktunya cukup banget :) *gak boleh ingkar dan ngomong waktunya gak cukup dong ya? :p


Karena buktinya, gue sempet baca novel. Hahaha. Makanya bohong banget kalau bilang waktunya gak cukup, cuma memang mesti diem seharian di depan laptop. Konsentrasi dan menyiapkan mood :">


Gue baca novel Infinitely Yours by Orizuka buat selingan dan ngilangin mumet. Pertama beli di toko buku karena covernya sangat menarik. Bohong deh kalau ada yang bilang "don't judge a book by it's cover" because I DO JUDGE ;p


bagus ya? :)
Covernya bagus banget dan sangat menarik, ternyata isinya juga bagus. Orizuka sukses membuat gue terkaget-kaget dengan plot yang sangat mengalir dan gak habis-habis. Kayanya memang plotnya sudah tersusun dengan baik deh. Adegan-adegannya terasa real, gak ngawang-ngawang. Walaupun setting-nya di Korea yang punya serial drama super unyu dan terkadang mirip dongeng :p


Karakter-karakter yang ada di novel ini juga kuat banget. Bikin gue jadi kebayang sama kelakuan tokoh-tokohnya di kepala gue saat membaca, tabiatnya kaya gimana, dll. Novel ini memang ber-setting di Korea, Orizuka juga ternyata seorang penggemar Korea, tapi yang bikin gue salut adalah dia bisa menyelipkan pesan-pesan nasionalisme di sini. Bikin seneng aja, dan gue harap para penggila Korea di luar sana juga bisa menyadari hal ini. Suka Korea boleh dan sah-sah saja, tapi jangan sampai lupa cintai negara sendiri. Negeri kita gak akan maju kalau masyarakatnya terlebih anak mudanya apatis. Justru kitalah yang mesti bikin maju Indonesia ;)


Buat para penggemar Korea, wajib banget beli dan baca buku ini. Soalnya gue aja belajar banyak banget budaya Korea dan kosakata Korea (walaupun lidah ini gak tahu mengucapnya gimana hehehe). Ceritanya juga unyu lho, bikin mesem-mesem gimana gitu :">


Ini novel ketigabelasnya Orizuka, gue baru pertama kali baca novelnya dan gue suka kata-kata yang dia pakai buat menggambarkan suasana hati tokoh-tokohnya dan ceritanya yang real. Salam kenal, Orizuka :">


Selasa, 20 Desember 2011

#Bogor

di balik pohon, terlihat beberapa orang asyik bermain di lapangan rumput penuh kapuk

ini nih kapuknya :)

ini lapangan IPB Pajajaran

pasangan ini pun asyik berfoto di lapangan penuh kapuk ini


suasana taman IPB
Akhir Agustus lalu, Bogor gak kebagian hujan air seperti biasanya, tapi malah hujan kapuk. Kapuk jatuh berguguran dari pohonnya yang ada di daerah Pajajaran, yaitu sekitar Rumah Sakit PMI, sampai Lapangan IPB Pajajaran di sebelah Botani Square. Kapuk yang berwarna putih ini menutupi lapangan IPB Pajajaran sampai kelihatannya dari jauh kayak salju. Wah, warga Bogor langsung bersuka cita deh berfoto dan bermain di sekitar lapangan ini. Gue juga gak mau ketinggalan momen langka ini dan langsung hunting foto di Lapangan IPB. Ternyata memang lapangan IPB ini langsung jadi spotgenic, cakep banget di kamera. Gue yang kegirangan gak sengaja berkali-kali menghisap kapuk, blah, gak enak banget. Jadi memang kalau ada kapuk-moment lagi harus siapin masker biar gak kehisap tuh kapuk-kapuknya. Hehe. Semoga besok-besok ada kejutan lagi di kota hujan ini. I love Bogor :)

Cek Tumblr gue juga ya di sini ;)

Sabtu, 03 September 2011

Video Speech JK Rowling di Harvard

A must see video. Gue sangat terinspirasi dan banyak belajar dari video ini. Check it out!








Pssst, ini memang videonya dipecah jadi 3 part, udah berurutan kok dari atas. Maaf ya kalau kualitas gambarnya jelek, yang penting isinya. hope you enjoy it ;)


Cheers!


Chacil :)

Rabu, 10 Agustus 2011

Travelers’ Tales Belok Kanan: Barcelona!

Benar-benar sesuai dengan judulnya, di buku ini kita diajak untuk ber-travelling melihat dunia. Memang sih ini buku lama, dari sejak gue SMA udah ada buku ini. Cuma baru sempet beli dan baca akhir-akhir ini aja. Di buku ini gue diajak menyelami persahabatan 4 orang yang sebenarnya memendam rasa untuk satu sama lain, Farah, Ucup, Retno, dan Francis. Perjalanan mereka dimulai ketika salah seorang dari mereka, Francis, mengirimkan e-mail undangan pernikahannya dengan seorang gadis spanyol di Barcelona. Farah yang memendam rasa untuk Francis pun bergegas menuju Barcelona. Ucup yang memendam rasa untuk Farah pun rela pergi menyusul Farah ke Barcelona. Sedangkan, Retno yang ditaksir Francis dan sebenarnya punya rasa yang sama namun terhalang oleh satu perbedaan, memutuskan untuk pergi ke Barcelona. 

cover barunya :)

bagusan mana sama cover lamanya?

Perjalanan mereka dari berbagai tempat di penjuru dunia menuju Barcelona. Berbagai petualangan dan perjalanan yang harus mereka hadapi menjadi cerita yang menarik untuk diikuti. Ceritanya benar-benar gak ketebak dan mengalir banget. Personally, gue lebih suka sama karakter ucup di sini. Orangnya kocak dan gak kaku, bikin hidup suasana. Hehe. Buku ini juga menginspirasi gue yang sedang dalam tahap pengerjaan outline tugas karya akhir yang juga bertema wisata. Wajib di baca deh untuk yang suka ber-travelling ria apalagi yang suka backpacking, karena banyak banget tempat-tempat yang gak pernah gue denger namanya muncul di buku ini. Happy Reading! :)


Chacil :)

PS: ini ada beberapa gambar kota Barcelona hasil googling, jadi pengen ngikut ke sana ya ;)




Kamis, 23 Juni 2011

Quotes: Filosofi Kopi


Tidak pernah ada kata terlambat bukan? Aku baru aja selesai baca kumpulan cerita dan prosa-nya Dee Lestari “Filosofi Kopi”. Jadul banget yah? Hehe. Buku ini memang udah ada sejak aku SMA, cuma dulu masih ragu-ragu buat melahap bacaan di rak ‘sastra’. Terus gara-gara seorang dosen yang tega memberiku nilai jelek, aku jadi tertantang buat baca karya-karya yang dipajang di rak ‘sastra’. Mulai dari tetralogi Pulau Buru Pramoedya Ananta Toer dan sekarang juga baca “Filosofi Kopi”. 

Cerita-cerita dan prosa dalam buku “Filosofi Kopi” dalem-dalem banget. Dee berhasil nih bikin aku jadi merinding disko pas bacanya, alur ceritanya mengalir dan membuat aku terhanyut terbawa perasaan sang tokoh, walaupun Dee tidak secara ‘resmi’ mengenalkan tokoh dan karakternya dalam cerita. Ada beberapa quote keren dari cerita dan prosa dalam “Filosofi Kopi”, sayang banget kalau gak aku tulis ;)

cover bukunya unik ;)


Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan. (Filosofi Kopi-Dee Lestari)

Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan. (Mencari Herman-Dee Lestari)

Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali. (surat yang tak pernah sampai-Dee Lestari)

Sejarah seperti awan padat berisi tapi ketika disentuh menjadi embun yang rapuh. (surat yang tak pernah sampai-Dee Lestari)

Cinta yang sudah dipilih sebaliknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan… karena cinta adalah mengalami. (surat yang tak pernah sampai-Dee Lestari)

Kamu pun tersadar, itulah perpisahan paling sepi yang pernah kamu alami. (surat yang tak pernah sampai-Dee Lestari)

Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda. (Salju Gurun-Dee Lestari)

Satu garis jangan sampai kau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya. Di ruang kecil itu, ada teras untuk tamu. Hanya engkau yang berhak ada di dalam inti hatimu sendiri. (Kunci Hati-Dee Lestari)

Tiada yang lebih indah dari cinta dua orang di pagi hari. Dengan muka berkilap, bau keringat, gigi bermentega, dan mulut asam… mereka masih berani tersenyum dan saling menyapa ‘selamat pagi’. (Selagi Kau Lelap- Dee Lestari)

Bertambahnya usia bukan berarti kita paham segalanya. (Jembatan Zaman- Dee Lestari)

Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu. (Kuda Liar- Dee Lestari)

Lilin tanpa sumbu menyala dalam jiwa, menerangi jalan setapakmu ketika dunia terlelap dalam gelap. Berbahagialah, sesungguhnya engkau mampu berulang tahun setiap hari. (Lilin Merah- Dee Lestari)

Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring. (Spasi- Dee Lestari)

Banyak juga yaa..apa quote buku “Filosofi Kopi” favoritmu? ;)

Cheers,

Chacil :)

Jumat, 10 Juni 2011

Review Buku: Remember When by Winna Efendi


Satu buku lagi yang selesai di liburan kali ini sambil nungguin panggilan magang. Novel berjudul Remember When karya Winna Efendi ini bercerita tentang persahabatan antara dua pasang kekasih. Gia dan Adrian, serta Freya dan Moses. Sebelumnya persahabatan dan hubungan mereka semua baik-baik saja, sampai Freya menyimpan rasa ketertarikan dengan Adrian, begitu pun sebaliknya. Lalu, bagaimana dengan Gia dan Moses? Baca saja bukunya. Hehe. Aku gak mau jadi spoiler di sini :p

Yang jelas menurutku, penggambaran konflik dan karakternya cukup dalam. Lewat sudut pandang multi karakter yang dihadirkan Winna Efendi, aku juga jadi bisa merasakan perasaan semua karakter di sini secara detail dan dalam. Belum lagi kehadiran tokoh dari luar mereka yang berkonflik, yaitu Erik, sahabatnya Freya. Jadi aku bisa melihat juga dari sudut pandang luar dari mereka yang berkonflik.

Setelah aku membaca novel ini aku jadi semakin sadar kalau yang namanya perasaan hati manusia dan cinta adalah hal yang rumit, sulit dimengerti tapi memang begitulah kenyataannya. Terkadang kita gak pernah tahu kenapa kita bisa sayang sama seseorang. Terkadang cinta terjadi begitu saja tanpa pernah kita mengerti. Ya itulah cinta, sang misteri hati ;)

kalau mau tahu lebih lanjut tentang Winna Efendi sang penulis, bisa langsung berkunjung ke blognya..

Cheers,


Chacil :)

Sabtu, 04 Juni 2011

Review Buku: Heaven On Earth

Setelah melewati padatnya semester 6, akhirnya gue bisa merasakan liburan juga. Liburan kali ini, gue berniat untuk magang di radio. Doakan yaa, baru mau nge-apply nih. Hehe. Di liburan kali ini, selain rencana magang dan les, gue mau ngabisin buku-buku yang belom gue baca. Selama ini, tiap bulan gue rutin belanja buku, karena, well, I love books. I don’t know why J cuma karena gak sempet dibaca selama semester 6 yang sangat luar biasa menyita waktu, energi, dan kewarasan (iya, kewarasan sodara2!), gue gak punya cukup waktu buat membaca semua buku.

Well, akhirnya kemaren gue langsung melahap buku pertama, sebuah novel karya anak bangsa, judulnya Heaven on Earth yang ditulis oleh Kaka HY. Sebenernya, buku ini ada di tangan gue secara random saat gue di toko buku di malam hari. Gue saat itu hanya berniat membeli filosofi kopi karya Dee Lestari yang udah kesohor dan kata temen-temen gue bagus banget bukunya. Sayangnya, malam itu stok buku Dee Lestari sudah habis di Depok. Di mesin pencari, abang-abangnya bilang kalau buku jadul ini masih ada 5 stok di ITC Cibinong (dan sampai sekarang gue belom kesana..hahaha..semoga aja masih ada). Akhirnya, gue tetep keliling-keliling liat buku dan majalah, kan gak ada ruginya liat-liat, siapa tahu ada yang bagus. Karena waktu itu pikiran lagi mumet, gue jadi pengen beli buku baru, apa aja deh kalau filosofi kopi stoknya kosong.

Tiba-tiba, ada suara pengumuman kalau toko bukunya mau tutup dari pengeras suara, ya, wajar sih kan udah jam 9 juga (but sometimes I wish there is 24 hours book store. Hehe. Kalau galau, sedih, dan mumet tempat pelarian gue cuma toko buku sih, paling tokcer dan manjur :p). Gue yang ‘kekeuh’ mau punya buku baru malam itu belingsatan bersama si pacar yang menemani. Nyari novel Indonesia, apa aja deh, akhirnya gue nemuin dua novel yang cover dan penampilannya menarik, nah salah satunya novel heaven on earth ini :)

manis kan covernya? :)

Penampilannya manis banget deh, tekstur covernya juga unik mirip sama cover pillow talk nya Christian Simamora. Novelnya lumayan bagus, tapi gue agak kecewa sih karena udah liat sinopsis di sampul belakangnya, ternyata ekspektasi gue gak sampai. Abis gue udah bayangin bukunya ceritanya akan seperti apa, pas dibaca ternyata jauh dari bayangan gue. Konfliknya sih kuat, cuma karena ada dua karakter dengan masing-masing konflik, kok gue merasa bukunya agak flat dengan konflik yang udah kuat yaa? (sotoy nih, maaf, padahal nulis novel aja belom :p). Tokoh utamanya adalah sepasang sahabat dengan masalah keluarganya, Carla dan Lorent. Carla yang kehilangan ayahnya harus menghadapi kenyataan kalau hidupnya berubah ketika harus mengasuh adiknya sendiri, ibunya sibuk membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan materi keluarga. Lorent dengan keluarganya yang broken home. Yang bikin jadi terkesan flat adalah gak ada pendalaman konflik dan gak ada hal dramatis yang bikin pembaca jadi terenyuh. Ceritanya pun jadi gak klimaks.

Tapi gue tetep mengapresiasi buku ini kok. Well done, Kaka HY :)



Chacil :)

Sabtu, 19 Maret 2011

Bangsa Jepang, Bangsa yang ‘Dewasa’

Barusan lihat berita di metro tv tentang Jepang. Meskipun judulnya cukup membuat alis terangkat (Belajar dari Samurai), tapi ternyata isinya lumayan bagus (kecuali waktu musik-musik mengalun ya, ini kan berita, please no music). Haha, mentang-mentang kuliah jurnalisme, kenapa jadi sotoy ya? Ah, sudahlah.

Lewat tayangan metro tv ini aku jadi semakin bisa melihat bagaimana Jepang yang sedang tertimpa musibah, tetap dapat tegak berdiri menyongsong masa depan. Orang-orang Jepang tetap semangat dan tertib dalam menjalani hari-harinya. Tidak ada penjarahan supermarket seperti yang umumnya terjadi jika ada bencana. Semua orang antri, semuanya terlihat sangat tegar.

Seorang ibu yang diwawancarai mengatakan kalau dia tidak mau terlihat takut, dia ingin anak-anaknya tetap menjalani hari dengan gembira. “Kalau saya terlihat takut, maka anak-anak akan takut”, kira-kira itulah yang diucapkan si ibu.

Pengamanan dan penanganan pasca gempa pun dilakukan dengan sangat baik. Bahkan, ada 200 petugas PLTN Fukushima yang tetap bertahan di sana demi menyelamatkan seisi kota dan berusaha mendinginkan reaktor nuklir. Padahal nyawa mereka taruhannya. Aku sampai ingin menangis membaca beritanya.

Dapat dikatakan bahwa jepang adalah bangsa yang sangat dewasa. Pemerintah dan penduduknya tahu hal apa yang harus dilakukan dan tetap menatap masa depan. Dan baru saja aku mengirimkan tweet ‘yes, you are strong Ryo. Keep fighting’ untuk Ryosuke, seorang teman chatting yang tinggal di Tokyo, dia kemudian membalasnya dengan ‘hello thank you. I have fighting heart’ and that tweet makes me proud of him and Japanese people.

Semoga Indonesia bisa meniru bangsa Jepang kelak. Amiin. Sehingga ketika ada musibah dan bencana yang menimpa, kita bisa bersikap tenang, tegar, dan dewasa. Dan pejabat negaranya tidak berkata ‘salah sendiri tinggal di pulau’ tentunya.


Chacil :)

Life is not always look like what we see

Artikel ini aku tulis karena terinspirasi dari majalah Gogirl! Edisi Februari, stars issue. Awalnya aku pikir isinya cuma sebatas pengalaman dan gaya para seleb, tapi ternyata isi artikelnya sangat menarik dan eye-opening. Salut buat tim redaksi Gogirl! You are success to inspire me.

Terkadang kita memang selalu melihat kehidupan para selebritis dari apa yang kelihatannya saja. Kita hanya melihat permukaannya dan kadang merasa iri setengah mati karena mereka sangat beruntung dan memiliki semuanya, rumah mewah, mobil mahal, gadget super keren, pakaian yang fashionable, bla, bla, bla.

Yang terkadang luput dari mata kita adalah perjuangan mereka untuk sampai ke sana dan kehidupan mereka sekarang yang gak semuanya serba enak seperti kelihatannya. Bayangkan, mungkin mereka sudah casting berkali-kali untuk akhirnya mendapatkan peran utama sebuah film, dan bahkan mungkin mereka sudah ditolak sana-sini sebelum sukses seperti sekarang.

Kehidupan seleb yang mereka sekarang jalani juga gak seenak kelihatannya. Mereka digosipin, kehidupan pribadinya diumbar. Diikutin kemana pun mereka pergi, gak ada privasi lagi untuk mereka. Aku jadi ingat apa yang dosen aku ajarkan di kelas kebijakan media kalau sudah menjadi public figure berarti mereka sudah tidak mempunyai private space lagi, yang ada public space. Itu sudah jadi resiko.

Aku cukup aktif di twitter dan memfollow orang-orang yang aku anggap sukses dan inspiring. Dan aku sadar banget kalau untuk sampai ke sana jalannya gak mudah. Contohnya Pak Bondan, banyak yang bilang kalau enak banget ya jadi Pak Bondan bisa icip sana-sini, gratis lagi. Tapi untuk sampai ke sana diperlukan pengalaman kuliner selama 30 tahun lho. Bukan waktu yang sedikit.

Terus ada lagi Trinity Traveller yang sekarang berprofesi sebagai travel writer. Banyak orang-orang yang bilang kalau pekerjaannya ini enak banget. Bisa pergi kemana-mana dan dibayarin pula. Setahu aku Trinity itu memang sudah menekuni dunia travelling sejak tahun 90-an dan itu juga ngambil kesempatan cuti dari kerja yang hasilnya ditabung untuk travelling lagi. Belum lagi dia aktif menulis perjalanannya di blognya naked-traveler.com. Itu juga membutuhkan waktu yang gak sedikit. Jadi pantes aja kan kalau sekarang dia mendapatkan pekerjaan itu.

Yang aku bisa pelajari dari semua ini adalah semuanya gak ada yang instan, semuanya butuh perjuangan. Kalau aku mau sesuatu aku harus berusaha dan belajar banyak hal. Dan yang pasti aku gak akan sampai di tempat yang aku mau kalau aku gak mulai dari sekarang dan gak mau usaha. Aku pengen banget jadi penulis. Entah kenapa, dari TK aku sudah aktif menulis, cuma memang akhir-akhir ini sempat vakum. Aku mau berusaha berlatih menulis lagi dari sekarang. Wish me a ton of luck guys :)
Oh, iya keberuntungan itu ada ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. So, I wanna prepare all the things from now on. 



Chacil :)

Minggu, 06 Februari 2011

KOMPICNIC

Sebelum rasa senengnya hilang dan udah hilang gregetnya (seperti tulisan Bali Trip yang baru sebatas di kepala dan belom jadi-jadi. Huhu. But I will write about Bali Trip :D), gue memutuskan untuk menulisnya malam ini juga.

Jadi ceritanya hari ini gue dan teman-teman komunikasi dari Bogor bikin Kompicnic (after komcalo, komfresh, and other kom-kom) untuk anak-anak komunikasi angkatan gue, and it was FUN!

Jadi gue dan teman-teman Bogor lainnya, nungguin temen-temen pada dateng di stasiun. Abis itu kita sama-sama pergi ke kebun raya buat beneran gelar tiker dan piknik. Di luar ekspektasi gue, ternyata semuanya pada heboh bawa makanan, sampe ada yang bawa rantang lho :p segala macam makanan ada. Gue yang gak bawa apa-apa ampe merasa bersalah (woooo…timpukin) tapi karena bawa kamera tampaknya semua orang gak sadar. Hmmm. Hahaha. 

makanan dimana-mana :)
Setelah itu dimulailah foto session gila, mulai dari duduk-duduk senyum biasa, sok-sok ngobrol, sok-sok lari girang, bentuk kata komunikasi, gaya jaman sma yang suka sok-sok liat arah lain yang sama, gaya pake topi, lomba lari, sampe sok-sok tiduran di tiker. Hehe. Gokil nih temen-temen kom emang gak ada matinya. Bahkan di beberapa tempat, kita sengaja berhenti untuk berfoto-foto lho. Dasar narsis dan gak mau rugi. Jadilah kamera gue dipenuhi berbagai macam foto ajaib kom 2008 (dan temen-temen gue memaksa sekarang juga harus diaplot, gak sabar pengen nampang di facebook :p)
Abis itu kita makan pizza kayu bakar di Kedai Kita, mengunjungi PIA apple pie, dan klapertaart yang letaknya berdekatan. Waah, udah pada mulai bawa gembolan nih buat oleh-oleh di rumah. Orang Bogornya juga gak mau kalah lho, ikutan beli juga. 

Terus abis dari situ kita ke rumah hantu Jungle, tapi gue gak ikut masuk nih, takut tiba-tiba sakit (halah, bilang aja takut yaa :p) jadi maaf-maaf aja yaa, gak bisa cerita di situ ada apaan aja. Lagian gak seru kan kalau diceritain, pokoknya ayo pada kesana yaa yang suka hantu-hantuan. Tempatnya di basement mall seberang Jungle persis (kok promosi sih jadinya? Ehem. Bayarannya dong. Hihi, ngarep ;P). Pokoknya temen-temen gue kedengeran ngejeritnya pada lantang, hahahaha. Padahal pas keluar bilangnya oh, masih sereman jumanji kok. Hehe. Ayo yang suka hantu-hantuan ayo kunjungi juga jumanjinya strawberry café (lagi-lagi promosi :p).

Abis dari sana kita ke tempat terakhir yaitu apalagi kalau bukan roti unyil venus yang katanya cuma ada di Bogor.  Setelah pada bawa gembolan, kita menuju stasiun untuk pulang. Yaaah, udahan. Kapan-kapan main lagi yuk sama Kombogor tour and travel (pinjem yaa kata-katanya yaa gray :))


Chacil :)

Kamis, 03 Februari 2011

The Climb nya Hannah Montana :)

Entah kenapa lirik ini inspiring banget buat gue, ngajarin kita untuk kerja keras mencapai impian kita dan menikmati perjalanan dalam mencapai impian tersebut. Gue bahkan masih inget quote film ini walaupun gue tentunya udah lupa siapa yang ngomong. Hehe. Pokoknya tokoh cowonya deh yang jadi pasangan si Hannah di sini. 
"Life is a climb. But the view is beautiful"
Enjoy the lyric ;)


The Climb
(Hannah Montana The Movie)

I can almost see it
That dream I am dreaming
But there's a voice inside my head saying
"You'll never reach it"

Every step I'm taking
Every move I make feels
Lost with no direction
My faith is shaking

But I gotta keep trying
Gotta keep my head held high

There's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be an uphill battle
Sometimes I'm gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb

The struggles I'm facing
The chances I'm taking
Sometimes might knock me down
But no, I'm not breaking

I may not know it
But these are the moments that
I'm gonna remember most, yeah
Just gotta keep going

And I, I got to be strong
Just keep pushing on

'Cause there's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be a uphill battle
Sometimes I'm gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb, yeah!

There's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be an uphill battle
Somebody's gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb, yeah!

Keep on moving, keep climbing
Keep the faith, baby
It's all about, it's all about the climb
Keep the faith, keep your faith, whoa



Menurut kamu ini inspiring gak? :)


Chacil :)

Kamis, 06 Januari 2011

The Switch and Going the Distance

karena merasa sangat bosan, gue memilih untuk menghabiskan hari gue menonton dvd yang belom sempet ditonton di rumah. Dari setumpuk dvd, terpilihlah dvd the switch yang dibintangi Jennifer Aniston dan Jason Bateman. ceritanya mirip sama The back up plan karena menceritakan tentang perempuan yang ingin hamil dan nyari donor sperma juga. cuma ini ceritanya si Kassie punya sahabat namanya Wally. ketika si Kassie sudah menemukan pendonor yang tepat, Ronald, Wally gak sengaja numpahin spermanya si Ronald ini ketika mabuk dan akhirnya dia isi sama spermanya dia. kebayang dong, berarti anak yang dikandung Kassie itu anak Wally, dan bukan anak Ronald seperti bayangannya Kassie. alur ceritanya bagus dan sebenernya sama aja sih kayak kebanyakan film romantis komedi. tapi bagi pecinta rom-com seperti gue, film ini sangatlah menghibur di hari yang sangat membosankan. 


Terus film selanjutnya yang gue tonton adalah Going The Distance yang diperankan Drew Barrymore dan Justin Long, kalau gak salah mereka cinlok gara-gara film ini deh, eh, bener gak sih? hehehe


film ini bercerita tentang hubungan jarak jauh dua orang yang sangat mencintai. ceritanya lucu, karakter Drew Barrymore nya gokil. sebenernya pas nonton film ini gue merasa hal yang pengen diceritain jadi terkesan biasa banget. karena pas nonton, gue malah mikir "iya mereka LDR, terus mau diapain dong? terus gimana dong? siapa yang mesti ngalah?" that's it. gak ada yang bikin gue surprised atau apa. tapi filmnya sih bisa dikatakan bagus. hmm, besok-besok nonton apa yaa yang asik? anyone?




Chacil :)

Selasa, 04 Januari 2011

Buku Cheers, UK!

Apa sih buku Cheers, UK! itu?
ini wujud bukunya :)

itu lho buku yang isinya berupa kumpulan tulisan dari blognya Mbak Citra Dyah Prastuti semasa dia mengambil S2 di London. btw, Mbak Citra itu dosen menulis berita radio gue lho. jadi tambah tertarik kan beli bukunya. penasaran Mbak Citra yang teges gitu di kelas di bukunya kayak apa. hehe. Ampun Mbak, ampun!

Ternyata setelah baca bukunya, gue malah jadi makin semangat buat ngejar beasiswa S2 ke luar negeri. cerita-cerita tentang plesirnya Mbak Citra di London pun berhasil bikin gue penasaran dan pengen pergi ke sana. aahhh, Mbakkkk...

Bener banget deh kata siapa ya lupa lagi yang di sampul buku deh pokoknya, maaf yaa mas lupaa, buku ini tuh bisa juga dibuat jadi guide informal buat orang-orang yang mau plesir atau pun ngejar beasiswa ke Inggris. ceritanya seru-seru banget dan bisa bikin ketawa-ketawa. fun banget deh pokoknya. gue aja sukses ketawa-ketawa. apalagi bacanya tuh sambil bayangin muka dan suaranya Mbak Citra (hasil ngebayangin gimana muka dan suaranya Mbak Citra di kelas...hihi...). tulisannya Mbak Citra tuh entah mengapa berasa riang banget di buku ini, cocok sama covernya yang sama-sama terlihat riang gembira.

pokoknya pada beli ya bukunya Mbak Citra (sebagai murid didiknya, gue promosi dong yah :D). dijamin gak akan nyesel dan rugi deh bacanya, soalnya berasa ikutan jalan-jalan dan ngebayangin Inggris tuh kayak apa dengan baca buku ini. 

sebagai penutup, kalau ada yang tertarik dan pengen liat lebih lengkapnya, bisa kunjungin blognya Mbak Citra di sini 



Chacil :)

Minggu, 02 Januari 2011

Cat Lover Yay :D

siapa yang suka kucing? ayoo acungkan tangan. hehe. kalau ngacung berarti sama dong sama saya (ketularan Mbak Citra nih di buku Cheers, UK! jadi pakai saya deh). saat ini, saya punya dua kucing yang lucu-lucu dan menggemaskan. namanya Fergie dan Nanda. sekarang si Fergie lagi demen-demennya ngeong ngagaleong gitu (maaf Sundanya keluar :p) minta kawin dia. kebetulan banget di twitter temen saya nge tweet kalau dia nemu kucing persia di rumah neneknya di bandung dan nanya kalau ada yang berminat. Saya tentu langsung reply tweet nya dong, apalagi ternyata kucingnya jantan. Fergie kan cewe. FYI, namanya memang sama kayak personilnya the black eyed peas, sengaja gak sengaja kepikirannya nama itu waktu liat buntutnya bagus banget, kayak rambut yang dikuncir :p gak nyambung yah, biarin deh. suka-suka dong.


Balik lagi ke cerita temen saya yang nawarin kucing. ternyata dia kebanjiran peminat dan akhirnya memutuskan untuk menjual kucing itu di sebuah petshop di Bogor. hmm, tapi sebelum dijual dia mengizinkan kucing temuannya yang bernama Unyu itu untuk dikawinkan dengan Fergie. Horeee, dalam hati saya bersorak gembira.


ini Nanda, dia cowok lho, tapi anaknya Fergie, jadi gak bisa kawin mereka


ini Fergie :)
Tapi ketika saya pikir-pikir lagi, kok kasian banget yaa yang punya si Unyu ini. Dia pasti udah kehilangan banget dan lagi bingung nyariin si Unyu. Saya juga pernah kehilangan Fergie  selama seminggu di bulan puasa. Tapi untungnya dia balik lagi. Bayangkan ya, waktu Fergie menghilang dan Papa saya ngasih tahu ke saya, semuanya nangis. Papa, Mama, Nenek, dan Adek saya nangis. Kami begitu kehilangan Fergie. Sampai Papa saya berniat beli kucing baru. Aaah, tapi tetap saja kan itu bukan Fergie. Untungnya Fergie kembali, terima kasih Ya Tuhan :D


mudah-mudahan yang punya si Unyu udah ikhlas yaa kalau memang mereka tidak dipertemukan lagi dan semoga Fergie hamil deh ya. Udah banyak yang ngantri anaknya. hehe.





Chacil :)