Laman

Selasa, 05 Juni 2012

Persyaratan Donor Darah

Kemarin tanggal 4 Juni 2012, ada donor darah di kantor saya. Kebetulan saya memang sudah niat mau ikutan, cuma karena minggu kemarin saya sempat sakit, saya jadi ragu. Ragunya karena saya masih mengonsumsi obat, ya cuma obat maag sih. Akhirnya saya beranikan saya turun ke bawah, menuju tempat donor darah. Banyak pertanyaan dalam benak saya, apakah saya bisa lulus persyaratan donor darah? Karena tekanan darah saya juga tidak pernah normal, selalu jauh di bawah (90/70). Daripada penasaran, mendingan saya langsung tanyakan ke dokter yang berjaga di donor darah.


Inilah percakapan saya bersama bu dokter: (S = saya, B = Bu Dokter)


S: Bu, saya mau donor darah, tapi saya habis makan obat pagi tadi.
B: Obat apa?
S: Obat maag sih.
B: Oh, gapapa, yang penting kamu gak berasa mual, muntah, pusing kan?
S: (ngangguk)
B: (sambil melihat badan saya yang mungil) berat badan kamu berapa?
S: 45 kg.
B: Hmm..kurang tuh, mesti minimal 50kg. Gemukin lagi ya, soalnya kita ngambilnya 300cc.
S: Ooh gitu Bu, kok saya kaya hewan kurban sih mesti digemukin?
B: Atau kamu mau maksain, ntar pusing lho...


Gak lama ada orang PMI lainnya yang dateng dan laporan kalau di ruangan sebelah ada yang pusing. Percakapan kami pun berhenti sampai di situ. Saya naik ke lantai atas, tempat saya bekerja, sambil berpikir ternyata ada hubungannya ya berat badan minimal sama jumlah cc darah yang akan diambil? Soalnya setau saya 45kg harusnya sudah cukup. Tapi walaupun berat badan misalnya gak masalah, saya juga pasti terhambat untuk donor darah karena tekanan darah saya yang rendah. Hmm...masih banyak PR saya sebelum bisa donor darah. 


O, iya buat yang penasaran apa saja persyaratan donor darah, berikut persyaratan donor darah yang saya ambil di blog Blood For Life:



Syarat-syarat teknis menjadi donor darah:
  • Umur 17-60 tahun( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  • Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg
  • Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
  • Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.
***
Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:
  • Pernah menderita hepatitis B
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
  • Sedang menyusui
  • Ketergantungan obat
  • Alkoholisme akut dan kronis
  • Mengidap Sifilis
  • Menderita tuberkulosis secara klinis
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.
* * *


Ayo buat yang memenuhi persyaratan di atas, jangan ragu lagi untuk donor darah. Hilangkan ketakutan pada jarum karena darah kamu akan berarti bagi sesama dan pastinya membuat badanmu tambah sehat :)

Cheers!

3 komentar:

  1. gue jg ca, berat badan udh 45 eh tapi kl ga darah rendah :(

    BalasHapus
  2. sebelum di ambil darahnya di tes gol darahnya dlu nggak? soalnya aku nggak tau gol darahku AB resesif +/-.

    BalasHapus
  3. @replika angan-angan: iya pastinya di tes dulu gol darahnya kalau kamu gak tau golongan darah kamu :)

    @phenyukeroo: iya nih pen, semoga someday bisa yaa :)

    BalasHapus

Tell Me What You Think! ;)