Laman

Senin, 21 Januari 2013

Untuk Para Ibu Tangguh...

Pagi ini aku melihat seorang ibu dengan anaknya yang sudah besar dan memiliki keterbelakangan mental di kereta. Ibu itu dan anaknya langsung duduk di bangku prioritas, tempat yang khusus disediakan untuk para manula, ibu hamil dan menyusui, serta orang-orang berkebutuhan khusus. Sedih dan haru melihatnya. Aku membayangkan bagaimana seorang ibu yang sudah susah mengandung dan melahirkan harus menemukan kenyataan pahit tentang anaknya. Surat cinta hari ini untuk para ibu yang memilih tetap merawat anaknya sepenuh hati meskipun anaknya memiliki cacat atau kekurangan.

Halo Ibu,

Aku hari ini melihat salah satu di antara para ibu tangguh di kereta. Meskipun anak ibu cacat, Ibu tidak pernah menyalahkan Tuhan dan memilih tetap merawat mereka. Surat ini untukmu Ibu. Surat ini untuk kalian yang tabah, untuk kalian yang tetap tegar merawat anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Untuk kalian yang memilih tidak membuang mereka, untuk para Ibu yang memilih mencurahkan seluruh kasih sayang dan perhatian pada anaknya.

Hari ini kukirimkan surat cinta untuk para Ibu, kusematkan sejuta cinta di dalamnya. Agar kalian tidak merasa sendiri, agar kalian selalu punya cinta untuk anak dan keluarga. Kudoakan agar hati Ibu lapang menghadapi berbagai cobaan dalam hidup. Ah, Ibu semoga Tuhan sudah menyediakan surga untuk Ibu setelah kehidupan di dunia ini berakhir.


Dengan penuh cinta,

Chacil :)

* #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-8

2 komentar:

  1. because every mom is a tough one. nice letter, anyway. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Riesna, thank you. Aku lihat blogmu. Bagus-bagus tulisannya. Salam kenal ya :)

      Hapus

Tell Me What You Think! ;)